Jumat, 13 Juni 2014

TENTANG FUNGSI

Pengertian

Pasangan terurut
Contoh:
A = {1, 2, 3}, B = {4, 5}
Himpunan semua pasangan terurut dari A dan B adalah:
{(1, 4), (1, 5), (2, 4), (2, 5), (3, 4), (3, 5)}

Relasi
Relasi adalah himpunan dari pasangan terurut ang memenuhi aturan tertentu
Contoh:
A = {1, 2, 3, 4}, B = {2, 4}
Jika ada relasi R dari  A ke B dengan aturan ”faktor dari”, maka himpunan pasangan terurut untuk relasi tersebut adalah:
R = {(1, 2), (1, 4), (2, 2), (2, 4), (4, 4)}
Diagram panahnya:


Fungsi
Fungsi dari A ke B adalah relasi yang memasangkan setiap anggota himpunan A kehanya satu anggota himpunan B
Notasi fungsi f dari A ke B ditulis f : A → B
A disebut domain (daerah asal)
B disebut kodomain (daerah kawan)
Himpunan bagian dari B yang merupakan hasil dari fungsi A ke B disebut range (daerah hasil)
Fungsi juga dapat dinyatakan dengan lambang f : x → y = f(x)
dimana y = f(x) adalah rumus fungsi dengan x sebagai variabel bebas dan y sebagai variabel terikat (tak bebas)
Contoh:
Untuk fungsi yang digambarkan dalam diagram panah di atas:
Domain = Df = {1, 2, 3, 4}
Range = Rf = {2, 4}

Menentukan Daerah Asal Fungsi

Agar suatu fungsi terdefinisi (mempunyai daerah hasil di himpunan bilangan real), maka ada beberapa syarat yang harus dipenuhi.
1. Fungsi di dalam akar

2. Fungsi pecahan
3. Fungsi dimana penyebutnya adalah fungsi lain dalam bentuk akar
4. Fungsi logaritma
Contoh:
Daerah asal untuk fungsi

adalah:
x2 + 3x – 4 > 0
(x + 4)(x – 1) > 0
Pembuat nol: x = –4 dan x = 1
Jika x = 0 maka hasilnya 02 + 3.0 – 4 = –4 (negatif)

Jadi Df = {x | x < –4 atau x > 1}

Aljabar Fungsi

Jika f : x → f(x) dan g : x → g(x) maka:
  1. (f + g)(x) = f(x) + g(x)
  2. (f – g)(x) = f(x) – g(x)
  3. (f × g)(x) = f(x) × g(x)
Daerah asalnya:
Df+g, Df–g, Df×g = Df ∩ Dg (irisan dari Df dan Dg)
Df/g = Df ∩ Dg dan g(x) ≠ 0

Komposisi fungsi

Notasi:
f komposisi g dapat dinyatakan dengan f o g (dapat juga dibaca ”f bundaran g”)
(f o g)(x) = f(g(x)) (g dimasukkan ke f)
Ilustrasi:
Contoh: f(1) = 2, g(2) = 0, maka (g o f )(1) = g(f(1)) = g(2) = 0
Sifat-Sifat Komposisi Fungsi
1. Tidak bersifat komutatif

(f o g)(x) ≠ (g o f)(x)
2. Asosiatif
(f o (g o h))(x) = ((f o g) o h)(x)
3. Terdapat fungsi identitas I(x) = x
(f o I)(x) = (I o f)(x) = f(x)

Contoh 1:
f(x) = 3x + 2
g(x) = 2x + 5
h(x) = x2 – 1
Cari (f o g)(x), (g o f)(x), dan (f o g o h)(x)!
(f o g)(x) = f(g(x)) = f(2x + 5)
=  3(2x + 5) + 2
= 6x + 15 + 2 = 6x + 17
(g o f)(x) = g(f(x)) = g(3x + 2)
= 2(3x + 2) + 5
= 6x + 4 + 5 = 6x + 9
(f o g o h)(x) = f(g(h(x))) = f(g(x2 – 1))
= f(2(x2 – 1) + 5)
= f(2x2 – 2 + 5)
= f(2x2 + 3)
= 3(2x2 + 3) + 2
= 6x2 + 9 + 2 = 6x2 + 11
atau dengan menggunakan rumus (f o g)(x) yang sudah diperoleh sebelumnya,
(f o g o h)(x) = (f o g)(h(x)) = (f o g)(x2 – 1)
= 6(x2 – 1) + 17
= 6x2 – 6 + 17
= 6x2 + 11

Contoh 2:
f(x) = 3x + 2
(f o g)(x) = 6x + 17
Cari g(x)!
(f (g(x)) = 6x + 17
3.g(x) + 2 = 6x + 17
3.g(x) = 6x + 17 – 2
3.g(x) = 6x + 15
g(x) = 2x + 5

Contoh 3:
g(x) = 2x + 5
(f o g)(x) = 6x + 17
Cari f(x)!
f(2x + 5) = 6x + 17
misalkan: 2x + 5 = a → 2x = a – 5
f(a) = 3(a – 5) + 17
f(a) = 3a – 15 + 17
f(a) = 3a + 2
f(x) = 3x + 2

Contoh 4:
f(x) = x2 + 2x + 5
(f o g)(x) = 4x2 – 8x + 8
Cari g(x)!
f(g(x)) = 4x2 – 8x + 8
(g(x))2 + 2g(x) + 5 = 4x2 – 8x + 8
Gunakan cara melengkapkan kuadrat sempurna
(g(x) + 1)2 – 1 + 5 = 4x2 – 8x + 8
(g(x) + 1)2 = 4x2 – 8x + 8 – 4
(g(x) + 1)2 = 4x2 – 8x + 4
(g(x) + 1)2 = (2x – 2)2
g(x) + 1 = 2x – 2 atau g(x) + 1 = –(2x – 2)
g(x) = 2x – 3 atau g(x) = –2x + 3
atau
f(g(x)) = 4x2 – 8x + 8
(g(x))2 + 2g(x) + 5 = 4x2 – 8x + 8
Karena pangkat tertinggi di ruas kanan = 2, maka misalkan  g(x) = ax + b
(ax + b)2 + 2(ax + b) + 5 = 4x2 – 8x + 8
a2x2 + 2abx + b2 + 2ax + 2ab + 5 = 4x2 – 8x + 8
a2x2 + (2ab + 2a)x + (b2 + 2ab + 5) = 4x2 – 8x + 8
Samakan koefisien x2 di ruas kiri dan kanan:
a2 = 4 → a = 2 atau a = –2
samakan koefisien x di ruas kiri dan kanan:
untuk a = 2 → 2ab + 2a = –8
4b + 4 = –8
4b = –12 → b = –3
untuk a = –2  → 2ab + 2a = –8
–4b + 4 = –8
–4b = –12 → b = 3
Jadi g(x) = 2x – 3 atau g(x) = –2x + 3




http://matematikablogscience.blogspot.com/2012/03/limit-fungsi.html

serbaserbi Limit Fungsi

Contoh: Perhatikan fungsi

untuk nilai x yang mendekati 1

x00,90,950,981,00011,00051,051,1
f(x)11,91,951,982,00012,00052,052,1
Gambar grafiknya:

Dari gambar dan tabel dapat disimpulkan:
→  Jika x mendekati 1 dari kiri, maka nilai f(x) mendekati 2

→  Jika x mendekati 1 dari kanan, maka nilai f(x) mendekati 2
→  Jadi, jika x mendekati 1, maka nilai f(x) mendekati 2
Teorema:

Jika limit kiri dan limit kanan tidak sama, maka nilai limitnya tidak ada

Hasil limit tidak boleh bentuk tak tentu:

Sifat-Sifat Limit



Cara Penyelesaian Limit dengan Perhitungan:

1.         Substitusi langsung
Contoh:


2.         Pemfaktoran (biasanya untuk bentuk 0/0)
 Contoh:

Ingat:

(a2 – b2) = (a – b)(a + b)
(a3 + b3) = (a + b)(a2 – ab + b2)
(a3 – b3) = (a – b)(a2 + ab + b2)
 3.         Dikali sekawan (jika ada bentuk akar)
Contoh:


4.         Untuk limit tak terhingga: 
→  Jika bentuknya sudah pecahan: dibagi pangkat tertinggi
→  Jika bentuknya belum pecahan: dikali sekawan, baru dibagi pangkat tertinggi
Sifat operasi dengan ∞:

Contoh:


Cara cepat!
→  Untuk bentuk pecahan:

  • Jika pangkat pembilang (atas) > penyebut (bawah), hasil =∞
  • Jika pangkat pembilang (atas) < penyebut (bawah), hasil =0
  • Jika pangkat pembilang (atas) = penyebut (bawah), hasil =koefisien pangkat tertinggi atas : koefisien pangkat tertinggi bawah
Contoh 1:

Contoh 2:

Contoh 3:


→  Untuk bentuk 
Contoh:


5.         Limit trigonometri:

Untuk cosinus:
1 – cos ax = 2 sin½ ax    (dari rumus cos 2x)
cos ax – 1 = –2 sin2 ½ ax (dari rumus cos 2x)
1 – cos2ax = sin2ax            (dari sin2x + cos2x = 1)



cuplikan dr : http://matematikablogscience.blogspot.com/2012/03/limit-fungsi.html

Selasa, 17 Desember 2013

Rumus - Rumus Peluang


Peluang Suatu kejadian :





Peluang Komplemen :

P(A) = 1 – P(A’)
Peluang Kejadian Majemuk
·   P(A U  B) = P(A) +P(B) – P(A B)
Peluang Kejadian Saling Lepas
·   P(A atau B) = P(A) +P(B)
Peluang Kejadian Saling Bebas
·   P(A dan B) = P(A) P(B)

Minggu, 10 November 2013

CARA MEMBUAT ASBAK DARI BAMBU

Setiap hari  melihat bambu bekas kayu bekas,papan bekas berserakan dimana-mana.
Karena melihat barang-barang sisa bangunan yg tak terpakai itulah timbul ide ku untuk memanfaatkannya.

Bahan-bahan :
• Bambu bekas
• Papan bekas
• Lem serba guna
• Lem kayu
• Amplas
• Plitur/pernis

Alat-alat :
• Gergaji
• Pisau / Cutter
• Gunting

Cara membuatnya :
1. Membuat kerangka.
Belah papan dengan lebar 2,5 cm,kemudian potong dengan panjang 12 cm,potong miring setiap ujungnya,buat 8 potongan agar menjadi 2 bentuk kotak.
Kemudian tempelkan bagian-bagiannya dengan menggunakan lem serba guna.

Gambar 1
asbak-01.jpg

2. Belah bambu tipis-tipis (jangan terlalu tipis dan jangan terlalu tebal).Kemudian potong dengan panjang 7 cm.
Karena tipis,bisa memotongnya dengan menggunakan gunting,karena lebih mudah dalam proses pemotongan.

Gambar 2
asbak-02.jpg

3. Tempelkan potongan-potongan bambu tadi pada sekeliling kerangka bagian dalam dengan menggunakan lem serba guna,begitu jg pada kerangka bagian luar,sampai semua kerangka tertutup.
Tutup juga bagian bawah kerangka,sampai lubangnya tertutup,dan tempelkan juga potongan bambu pada kerangka bagian atas,tapi jangan tutup lubangnya,kemudian tempelkan belahan bambu yang agak tebal pada bagian dalam asbak.
Bagian terakhir,tempelkan lis bambu pada sekeliling bagian atas dan bagian bawah asbak,kemudian tempelkan potongan bambu untuk menaruh rokok.

Gambar 3
asbak-03.jpg

4.Setelah semua bagian-bagian asbak terpasang,lumuri semua bagian-bagian asbak dengan lem kayu sampai celah pada bambu yang ditempel tertutup,dan tunggu sampai lem kering,setelah lem kering,amplas semua bagian asbak sampai halus,kemudian diplitur/dipernis.
Karena disini aku tidak punya plitur/pernis,jadi aku tidak menggunakannya,karena begitu saja sudah OK kok,,,...

Gambar 4
asbak-04.jpg

Dan asbak siap digunakan.

Sabtu, 21 September 2013

PENGERTIAN ASBAK

Asbak adalah sebuah wadah yang digunakan sebagai tempat pembuangan abu rokok. Asbak terbuat dari berbagai macam bahan seperti kayu, keramik, atau kaca. Asbak juga dibuat dengan berbagai bentuk.


 

This Template is Brought to you by : AllBlogTools.com blogger templates